ระบบงานวิชาการ

ระบบงานวิชาการ => เอกสาร คำร้องต่าง ๆ => หัวข้อที่ตั้งโดย: karmilalia เมื่อ ม.ค 04, 2026, 11:36 หลังเที่ยง

ชื่อ: Lingkungan Rusak, Siapa Untung? Siapa Tumbang?
โดย: karmilalia เมื่อ ม.ค 04, 2026, 11:36 หลังเที่ยง


Dalam setiap kerusakan berita lingkungan (https://terangraya.com/), selalu ada dua sisi yang kontras: mereka yang diuntungkan, dan mereka yang harus tumbang. Sayangnya, kedua kelompok ini hampir tidak pernah berada di posisi yang seimbang.

Keuntungan dari eksploitasi alam biasanya mengalir ke segelintir pihak: perusahaan besar, pemilik modal, elite politik, dan jaringan kepentingan di belakangnya. Mereka menikmati hasil tambang, kebun industri, atau proyek properti dengan risiko minimal. Ketika masalah muncul, mereka punya sumber daya untuk menghindar.

Di sisi lain, yang tumbang adalah masyarakat kecil. Petani kehilangan tanah subur akibat pencemaran. Nelayan kehilangan laut yang bersih. Warga desa harus mengungsi karena banjir atau longsor. Mereka tidak pernah ikut menikmati keuntungan, tapi selalu menanggung dampaknya.

Ketimpangan ini membuat isu lingkungan bukan sekadar persoalan ekologi, melainkan juga keadilan sosial. Kerusakan alam memperlebar jurang antara yang kuat dan yang rentan. Alam yang rusak tidak memilih korban, tetapi sistem yang rusak menentukan siapa yang paling menderita.

Lebih menyedihkan lagi, narasi pembangunan sering dipakai untuk membungkam kritik. Siapa pun yang menolak proyek dianggap anti-kemajuan. Padahal, pembangunan yang mengorbankan lingkungan dan manusia bukanlah kemajuan—melainkan kemunduran yang dibungkus statistik ekonomi.

Pertanyaannya sederhana: sampai kapan keuntungan segelintir orang dibayar dengan penderitaan banyak orang? Jika lingkungan terus rusak, pada akhirnya semua akan terdampak. Bedanya hanya soal waktu dan daya tahan.

Memulihkan berita lingkungan (https://terangraya.com/) berarti juga memulihkan keadilan. Tanpa itu, kita hanya sedang memindahkan kerugian dari hari ini ke masa depan—kepada generasi yang tidak pernah ikut mengambil keputusan.